namecheap
[Video] Cara Mudah Membeli Domain di NameCheap
February 23, 2016
Plugin WordPress Untuk Membuat Page Builder yang Menarik
February 24, 2016

[Video] Mengenal Cpanel dan Cara Instal WordPress secara Manual

Cpanel

Teringat ketika awal memiliki domain dan hosting, saya hanya menerima surat begitu saja dan mengalami kebingungan cara instalasi blog wordpress, akhirnya membeli sebuah buku yang saat itu saya malah memilih Joomla karena di buku tersebut memilik tampilan yang apik. Melalui proses belajar dari buku itulah saya mempelajari sebuah instalasi CMS dan belakangan mengalihkan blog saya ke wordpress.

Saya belum mengenal Cpanel saat itu. Hanya menganalogikan ke sebuah disket pada masa menggunakan komputer era tahun 90an. Ada system juga ada data. Saya yakin di dunia web pun demikian. Ada sistem yang membuat web berfungsi serta data untuk kontennya. Hanya tetap, perbedaan cukup mencolok terlebih saat itu adalah barang baru bagi saya. Saat itu awal-awal tahun 2009.

Betah di wilayah blogosphere membuat saya keranjingan untuk mempelajari tampilan web walau belum menyentuh desain web secara mandiri. Saya serahkan saja untuk yang satu ini ke seorang kawan yang memang ahli dalam coding.

Mengenal Cpanel

Cpanel biasanya melekat ketika kita menyewa sebuah hosting. Namun tidak melulu melalui cpanel, adapula Spanel sebagaimana yang menjadi bagian layanan perusahaan hosting seperti MWN. Kita bisa memilih salah satunya tergantung yang mana yang lebih familiar.

Dalam tubuh Cpanel ada beberapa yang wajib diketahui disamping fitur-fitur yang dapat memberikan kita keleluasaan dalam membentuk dan mengelola sebuah blog atau web. Biasanya fitur yang ada meliputi style, email, database, site builder dan sebagainya.

Lainnya dalah untuk melihat kapasitas hosting dan bandwith, karena terlihat indikator di sebelah kiri untuk melihat sejauhmana kapasitas kita sudah digunakan dan dirasa aman untuk beberapa waktu ke dapan. Jika dirasa tidak aman maka indikator ini memungkinkan kita untuk membuat sebuah keputusan upgrade atau menambah kapasitas yang berpengaruh pada harga sewa.

Bagi sebagian blogger wordpress misalnya, kadang cpanel hanya digunakan untuk membuat atau membentuk blog saja secara instant melalui fantastico, quick install atau softaculous. Lainnya jarang diperhatikan lagi karena, blog sudah bisa dikelola di dalam dashboard wordpress yang lebih simple dan tidak membuka banyak jendela atau tab di browser.

Instalasi WordPress Secara Manual

Sebetulnya banyak jalan untuk membuat sebuah blog dengan berbagai blogwire. Apakah secara auto seperti menggunakan Quick Install, Softaculous atau Fantastico Deluxe tadi. Juga bisa dengan cara manual.

Cara auto memang lebih cepat. Tidak lebih dari 5 menit web atau blog kita secara default berikut samplenya sudah terbentuk. Hanya prosesnya tentunya tidak kelihatan, sejauh mana database terbentuk karena secara otomatis membentuk sendiri. Berbeda dengan cara manual kita harus membuat database, user dan password database secara menual, lantas download mesin di wordpress.org dan mengupload kembali, baru selanjutnya dapat memproses intalasi. Hasilnya sama saja. Tampilan defaultnya pun tidak ada perbedaan.

[Video] Mengenal Cpanel dan Instal WordPress secara Manual

Artikel ini melengkapi Cara Mudah Membuat Blog WordPress.

Berikut adalah video ketika saya instalasi wordpress dengan menggunakan domain sebagaimana saya ceritakan di Video Cara Membeli Domain di Namecheap. Semoga bermanfaat.

 

 

 

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *