4 Kamera DSLR Semi Pro Yang Pernah Saya Gunakan
September 2, 2017
Memilih Lensa Yang Tepat
Memilih Lensa Yang Tepat Sesuai Kebutuhan Dalam Fotografi
September 3, 2017

Cara Memotret Tajam | Tips dan Trik Mudah Mendapat Foto Bagus

Cara Memotret Tajam

Cara Memotret Tajam adalah salah satu syarat dalam dunia fotografi umum untuk mendapat foto yang bagus. Foto yang tidak tajam akan terlihat jelek dan seakan tidak memberikan gambaran apapun. Jadi apapun seperti halnya dikatakan fotografer senior .. sharp .. sharp and sharp.

Secara teknis fotografi, foto yang bagus mensyaratkan ketajaman adalah yang utama atau pada urutan teratas. Setelah itu under atau over eksposure. Saya sendiri semenjak memiliki kamera DSLR sudah tidak pernah lagi mengupload foto yang tidak tajam, blurnya kelewatan. Jadi upayakan untuk selalu tajam jika orientasi kita adalah foto secara umum.

Foto Yang Tajam

Lain halnya untuk seni atau kebutuhan khusus.

Untuk seni, foto yang blur bisa menjadi indah. Demikian pula untuk sebuah tutorial, misalnya. Foto blur bisa dimanfaatkan untuk tujuan ini. Namun secara umum, secara tknis fotografi, foto yang tajam adalah mutlak.

Cara Memotret Tajam

Cara Memotret Tajam

Foto ini konon memiliki ketajaman yang pas dan disukai oleh salah satu perusahan minuman dari Belanda.

Pertama adalah pastikan lensa dan kamera anda berfungsi baik. Khusus untuk lensa jangan sampai bad copy atau memiliki kelainan bahkan kerusakan sehingga foto menjadi blur dan buram. Lensa dan kamera yang memiliki jamur yang parah dan fog atau berkabut akan berpengaruh pada ketajaman lensa.

Artikel yang berhubungan : Kamera DSLR Semi Pro Yang Saya Gunakan.

Fokus Yang Tepat. 

  • Memotret Manusia. Jika anda memotret manusia dan makhluk hidup lainnya yang memiliki mata, termasuk patung yang memiliki mata, maka pastikan fokus pada mata dengan tepat. Pada bulatan hitam. Jangan sampai bergeser ke alis misalnya. Lensa yang super tipis seperti yang memiliki f/1.2 dan menggunakan diafragma tersebut, maka pergeseran titik fokus atau fokus yang meleset akan terlihat jelas. Jadi, pastikan focusing dengan tepat.
  • Jika memotret pemandangan, pastikan anda melihat point of interest dan dapat kita lakukan focusing ke area sana, walaupun tidak harus semua POI menjadi acuan focusing dalam fotografi pemandangan. Mendalami hyperfocal akan lebih baik untuk mendapatkan seluruh area menjadi tajam. Menggunakan bukaan terkecil (angka besar) adalah salah satu yang sangat menolong sehingga seluruh area akan terlihat tajam.
Cara Memotret Tajam

Foto makanan yang tajam akan terlihat enak bagi yang melihatnya walau tidak mencicipi kuenya.

  • Jika memotret produk, pastikan focus pada komponen yang akan menjadi titik berat kelebihan produk tersebut. Demikian pula pada makanan.
  • Jika memotret bunga, pastikan focus pada ujung putik maka bunga akan terlihat lebih indah.

Gunakan tripod. Investasi tripod yang baik akan banyak keuntungannya. Sebagai penyangga, tripod akan berperan banyak mencegah kamera shack atau terhindari dari goncangan. Dudukkan kamera di atas tripod yang kokoh maka berapapun shutter speed yang diatur kamera tidak akan bergeming atau terganggu goncangan.

Gunakan Shutter Release. Ada seorang fotografer yang saya lupa lagi namanya, sampai mengharamkan tangan menyentuh kamera ketika memotret di atas tripod. Menggunakan shutter release maka akan membantu menghindari getaran akibat sentuhan tangan pada kamera. Gambar akan tajam sempurna selagi faktor lain seperti fokus yang tepat sebagai mana disebut di atas dapat dipenuhi oleh kita yang memotret.

Gunakan Timer. Jika memotret masih disangga tripod atau penyangga lainnya dan tidak menggunakan Shutter Release, maka gunakan timer. Timer mencegah goncangan tangan. Lamanya kecepatan tergantung kebutuhan dan kondisi di lapangan. Jika kondisinya memungkinkan, 2 detik sudah cukup. Namun jika memerlukan lebih dari itu maka 10 detik juga baik.

Gunakan kecepatan maksimum sesuai dengan kekuatan tangan kita dalam memotret. Jika tidak menggunakan tripod, dan hanya mengandalkan tangan, pastikan untuk memperhatikan kekuatan dan kebiasaan tangan. Menurut beberapa fotografer disarankan untuk mengikuti ukuran lensa. Jika misalnya ukuran lensa dengan memiliki focal lengeth 1/200, maka ambil kecepatan 200 maka kita akan lebih aman untuk memotret. Selain itu pastikan kita hafal kebiasaan dengan menggunakan lensa yang sering kita gunakan, supaya mudah untuk menentukan kecepatan dalam menghasilkan gambar yang tajam.

Jika terbentur pada kondisi yang kurang cahaya, gunakan difragma sebesar mungkin (angka sekecil mungkin) atau jika sudah mentok gunakan ISO tinggi. Lebih baik ada noise karena ISO dari pada foto kita terlihat blur karena goncangan.

Bisa dibaca artikel yang berhubungan : Darimana Mulai Belajar Fotografi? 

Gunakan Flash. Flash akan membekukan gerakan dan membantu memberikan ketajaman pada foto. Saya sangat menyukai menggunakan flash ini karena beberapa pekerjaan memotret menjadi lebih mudah dengan hasil secara keseluruhan menjadi lebih baik terutama untuk memotret orang dan produk/bunga.




Itulah sedikit tips dan trik cara memotret yang tajam, insya Allah dengan hasil foto yang tajam akan menghasilkan foto anda lebih baik.

Artikel lainnya : Kamera Mirrorless Murah Yang Bagus

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *