email domain sendiri
Cara Membuat Email Domain Sendiri dan Mengakses Webmail
October 22, 2016
1 juta domain
Cara Mendapat Domain Gratis Apapun Id
October 24, 2016

Cara Membuat Toko Online dengan WordPress

Woocommerce

Membuat toko online dengan WordPress termasuk lebih mudah caranya dibandingkan dengan menggunakan CMS lainnya sebagaimana saya sampaikan dalam 4 CMS yang pernah saya coba. Setidaknya jika kita posting hanya memerlukan satu jendela dan satu kali saving untuk mengisi produk yang akan tampilkan atau tawarkan.

Memang ada beberapa hal yang memerlukan setting supaya kondisinya sebagaimana yang kita harapkan, serta memerlukan plugin tambahan jika kita memerlukan feature yang melimpah untuk mendapatkan hasil yang lengkap dan sempurna.

Yang Perlu Diperhatikan Ketika Membuat Toko Online dengan WordPress

Tentu saja baiknya kita sudah mengenal wordpress terlebih dahulu supaya lebih mudah. Bagi yang belum pernah menggunakan wordpress, buku ini menuntun dasar-dasar wordpress dari nol sampai menjadi sebuah web.

Memilih mesin atau plugin utama untuk toko online. Yang saya kenal di wordpress ada 2 yakni ECommerce dan Woocomerce. Keduanya ada kelebihan dan kekurangannya. Saya sendiri dari awal lebih memilih Woocommerce karena cenderung lebih mudah dan lengkap.

Woocommerce

Feature yang diinginkan. Jika hanya ingin berbentuk simple atau hanya tampilan toko sementara semua transaksi hanya melalui kontak telepon atau memerlukan konfirmasi dulu lewat telepon, sms, atau wa yang kini sedang populer, maka kita tidak memerlukan plugin yang akan membuat feature toko online menjadi powerfull. Akan tetapi, jika kita menginginkan feature yang melimpah seperti ada auto cart, pengiriman, konfirmasi bank dan lainnya maka akan dibutuhkan seabreg plugin yang dapat diperoleh dengan mudah namun beberapa diantaranya adalah berbayar.

Addon WooCommerce

Beberapa plugin addon woocomerce. Lainnya masih banyak lagi.

Themes yang menarik dan kompatibel. Menarik dilihat, kompatibel dengan wordpress dan plugin yang digunakan. Kesesuaian ini akan menghasilkan toko online yang lebih sempurna dan kita tidak ribet untuk mengutak-atiknya. Tentu saja themes ini ada gratis dan berbayar. Baiknya yang premium supaya terlihat lebih wah. Lagian toko online kan buat bisnis. Jadi berbayar, gak masalah ya. Harganya variasi, yang saya ketahui dari mulai 15USD ke atas. Themeforest salah satu marketplace terbesar untuk keperluan web, menyediakan aneka themes yang menarik dan berkesan mewah dengan kisaran harga 40 – 60 USD.

Detail Produk yang sudah disiapkan, supaya tidak terlihat hanya pajangan gambar saja. Para pemirsa memiliki keinginan kuat untuk mengetahui lebih jauh tentang produk yang akan dibeli.

Gambar yang menarik dan memiliki detail atau aneka pilihan baik warna, corak bahkan bentuknya (tergantung produknya ya). Upayakan gambarnya tajam atau tidak blur. Jelas dan mudah disimpulkan oleh pembeli.

Cara Membuat Toko Online dengan Woocommerce

Sebelum membuat toko ini, pastikan terlebih dahulu kita sudah memiliki domain dan hosting serta menginstall wordpress karena tanpa keduanya akan sulit untuk memulainya. Beberapa langkah ini saya sudah sampaikan pula di dalam video tutorial membuat web.

Langkah selanjutnya adalah melakukan instalasi plugin Woocommerce. Cara ini bisa secara manual dengan cara download terlebih dahulu atau secara search di add plugin dengan mengetikkan Woocommerce di kolom pencarian. Pastikan untuk langsung diaktifkan. Langkah ini dapat dilihat melalui artikel Cara Instalasi Plugin WordPress yang saya sampaikan melalui video.

Jika aktivasi sukses maka akan terlihat ada beberapa tambahan di sidebar dashboard wordpress kita, yakni Woocommerce dan Products sebagaimana gambar di bawah ini.

Dashboard Woocommerce

Langkah selanjutnya adalah setting dengan cara mengarahkan kursor ke Woocommerce kemudian klik setting. Perhatikan gambar berikut :

Setting Woocommerce

Klik setting.

Setting General Woocommerce

Beberapa yang harus diisi yang disesuaikan dengan lokasi, shipping dan mata uang serta tampilannya.

Untuk Shipping location harus diperhatikan dengan toko yang kita miliki akan melayani negara mana saja.

Product Setting

Pengaturan product untuk menentukan berat dan volume serta rating.

Shipping

Perhatian khusus ada di wilayah Shipping. Jika kita menginginkan sistem auto shipping dalam pengaturannya, kita memerlukan plugin seperti misalnya Woocommerce JNE Shipping, Tiki, Post, Wahana dan lainnya. Jika akan melakukan secara manual, seperti misalnya pengiriman dan konfirmasi hanya akan melalui media telepon, WA, SMS, BBM dan media chat lainnya, maka setting ini bisa ditinggalkan. Jika akan melakukan auto, untuk point ini perlu ada pembahasan dan postingan tersendiri. 

Check Out Woocommerce

Feature ini bisa digunakan jika kita menggunakan auto maupun manual konfirmasi. Jika manual konfirmasi sebagaimana yang saya sampaikan dalam shipping, maka ini hanya berguna sebagai kelengkapan data saja seperti pelanggan, alamat pengiriman dan sebagainya dimana dalam proses nanti customer memerlukan untuk proses check out yang mengirimkan berbagai macam data. Dengan mengaktifkan woocommerce ini proses checkout akan mengarah ke page khusus checkout sehingga customer diarahkan untuk mengisi data tersebut berikut perkiraan barang yang akan dibayar. 

Account Page

Account Page adalah halaman yang perlu kita atur untuk keperluan kita dan costumer yang akan muncul dalam halaman akun yang dapat dilihat oleh customer setelah melakukan pembelanjaan atau registrasi. 

Yang harus diperhatikan adalah :

1. Membuat Account Page dengan nama yang disesuaikan (walau auto sudah tersedia namun bisa disesuaikan dengan keinginan kita).

2. Dapat atau tidaknya registrasi setelah belanja dan langsung registrasi walaupun belum melakukan belanja atau checkout.

3. Sistem auto untuk menghasilkan username dari customer email. Misalnya jika email kita adalah jessica@gmail.com maka username akan terbentuk secara auto bernama jessica.

Pengaturan Email Woocommerce

Di sini adalah akhir dari setting, kita bisa mengatur email notification. Dapat disesuaikan dengan pengaturan sistem dalam mengelola toko online kita.

Cara Posting Product di Woocommerce

Pada dasarnya, posting produk pada Woocommerce memiliki kemiripan dengan posting blog sebagaimana saya sampaikan dalam artikel Cara Posting di Blog WordPress. Namun yang perlu mendapat sentuhan khusus adalah :

  • Deskripsi Produk merupakan deskripsi yang lebih panjang dan detil.

Long Description

  • Deskripsi Pendek merupakan deskripsi singkat.

Short Description

Jika teman-teman menggunakan Plugin All in One SEO maka perlu untuk mengisi judul dan deskripsi ini supaya tampil di search engine seperti yang kita harapkan.

Product Categories, dimana kita dapat mengelompokkan produk yang memiliki keterkaitan atau sejenis dalam satu kelompok kategori tertentu.

Feature Image, untuk menampilkan gambar utama produk di halaman penjualan produk, thumbnail, dan related product.

Product Image

Add Product Gallery, yang merupakan gambar tambahan untuk memberikan kelengkapan gambar kepada customer atau visitor. Dapat disisipkan lebih dari 1 gambar.

Produk Data, antara lain :

SKU

  • Harga dalam General, ini adalah point penting jika harga akan dicantumkan (karena ada harga yang Ask Price Call, atau akan memberikan harga melalui kontak, misalnya). Termasuk juga di bagian ini adalah pengaturan diskon dan pajak (jika dicantumkan).
  • Berat dan Volume.
  • Manajemen Stok dalam Inventory, yaitu untuk menentukan atau memperlihatkan ketersediaan unit produk berikut jumlahnya. Dalam beberapa kasus ini dapat dihubungkan dengan manajemen ketersediaan barang sehingga kontrol barang akan lebih mudah.
  • SKU atau Stock Keeping Unit adalah kode khusus yang unik untuk diterakan pada barang yang akan dijual oleh perusahaan. Dapat juga sebagai identifikasi barang untuk membedakan barang yang satu dengan yang lainnya sehingga memudahkan kita dalam manajemen stok barang.

Identifikasi dapat melalui bagian dari angka penomoran produk, tipe barang atau lainnya yang dapat pula dibuat dengan barcode untuk memudahkan inventarisasi barang tersebut.

  • Downloadable atau Tidak. Ini untuk menentukan produk yang dijual bisa didownload atau tidak. Biasanya produk yang dapat didownload seperti ebook, video, software, digital produk dan lainnya.

Tampilan Toko.

Dalam hal penganturan tampilan biasanya disesuaikan dengan themes yang telah kita pilih. Sebagaimana disebutkan di atas pastikan ketika memilih themes memiliki feature woocommerce. Salah satu ciri memiliki fitur tersebut, biasanya dalam deskripsi themes dicantumkan sebagaimana gambar di bawah :

Woocommerce Themes

Themes tersebut dapat berpengaruh pada penempatan beberapa fitur yang ingin kita tampilkan. Seperti misalnya :

  • Image Slider, biasanya menampilkan produk atau gambar lainnya yang berhubungan dengan perusahaan.
  • Profil Perusahaan, kadang kita ingin menempatkannya di bagian halaman depan.
  • Produk atau Toko, walau tidak semuanya ditampilkan namun beberapa produk biasanya ditampilkan di bagian depan. Banyak yang menampilkan produk terbaru, yang populer atau best seller, favorit dan lainnya. Keseluruhannya dapat dipajang dalam bentuk slider atau diam.
  • Alamat, Kontak dan Peta Toko jika dapat dikunjungi secara offline. Untuk fitur ini kita dapat menggunakan widget area, modifikasi di homepage atau halaman tertentu seperti halaman kontak, misalnya.
  • Bentuk Huruf Yang Menarik. Untuk themes premium, huruf-huruf yang cantik dapat kita pilih sesuai selera. Namun kadang kita menginginkan huruf yang sudah digunakan orang lain dan sulit untuk mencarinya. Kita dapang menggunakan Whatfont untuk mengidentifikasi huruf tersebut.

Page Standar

Page standar ini adalah yang umum kita lihat di dalam sebuah toko online. Beberapa di antaranya adalah :

  • Home, merupakan halaman depan. Saat ini untuk memudahkan pengaturan ada plugin Page Builder yang dapat membuat halaman depan lebih ciamik dengan cara pengaturan yang lebih mudah.
Fusion Builder

Fusion Builder, salah satu page builder yang saya sukai karena memiliki kelengkapan elemen untuk membentuk page atau post sehingga lebih terlihat bervariasi.

  • Produk atau Toko, merupakan tampilan seluruh produk dan biasanya juga ditampilkan dalam sub page yang terhubung ke dalam kategori dan sub kategori produk yang ditawarkan.
  • Cart, keranjang belanja sebagaimana yang sudah disampaikan di atas.
  • Register, layanan konsumen untuk mendaftar sebelum berbelanja.
  • My Account, akun milik konsumen untuk mengontrol dan konfirmasi belanja.
  • Blog, biasanya untuk memberikan informasi baik berita, tips, event dan lainnya yang terhubung ke dalam sebuah blog.
  • Kontak, merupakan informasi kontak serta kolom email untuk menghubungi admin, sales, support dan lain-lain. Biasanya untuk wordpress menggunakan plugin khusus. Yang banyak merekomendasikan adalah Contact Form 7. Cara settingnya dapat dilihat di Video.  Sedangkan untuk email, banyak yang menyarankan untuk menggunakan email dengan domain sendiri, seperti sales@ganitri.com misalnya. Lebih oke, keknya.

Pengamanan atau Security Untuk Toko Online

Sebagai upaya pengamanan supaya toko kita stabil dan tidak disusupi, maka yang perlu dilakukan adalah :

  • Membuat url yang aman alias tidak baku sebagaimana defaultnya wordpress. Kita bisa menggunakan http://ganitri.com/juraganbakso misalnya untuk login supaya tidak bisa ditebak orang.
  • Membuat user tidak dengan menggunakan admin, tapi menggunakan nama lain atau gabungan dari huruf dan angka. Misal admin45, ganitri87, atau nama+angka.
  • Membuat password dengan menggunakan huruf, angka dan kode yang dapat diingat dengan mudah. Misalnya Kir1p*kS@mp3u turunan dari Kiripiksampeu. ;))
  • Keseluruhan cara ini dapat menggunakan plugin All in One Security sebagai bahan untuk tuntunan pengaman dan koreksi.

Itulah sedikit mengenai cara mudah membuat toko online dengan WordPress, semoga dapat membantu bagi mereka yang akan mencoba membuat OLShop. Langkah lain sebagai pelengkap insya Allah akan diposting di lain artikel.

 

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *