Memilih Themes Yang Tepat
Memilih Themes WordPress Yang Tepat
October 7, 2016
Mengetahui Jenis Huruf Web
Cara Mudah Mengidentifikasi Bentuk Huruf atau Fonts
October 10, 2016

4 CMS Toko Online Populer yang Pernah Saya Coba

CMS untuk Toko Online

Ada 4 CMS Toko Populer yang Pernah Saya Coba untuk membuat sebuah online shop untuk berjualan batik yang dapat memudahkan pengunjung untuk bertransaksi secara auto seperti halnya 2 situs besar di negeri ini. Percobaan dilakukan hanya sekilas dengan melihat beberapa kemungkin dan mengukur kemampuan apakah saya dapat membuatnya dengan baik serta kemudahan untuk mempelajari dan eksplorasi.

Selain itu saya coba juga mengukur sejauh mana kemudahan mendapatkan ekstensi yang mudah syukur-syukur bisa diperoleh secara gratis namun memiliki feature yang power full.

Beberapa ketentuan feature yang harus saya peroleh adalah :

  • Banyak themes yang bagus yang diperoleh secara mudah dan murah serta instalasi yang tidak rumit.
  • Ekstensi penting seperti slider, pengiriman atau akses kurir, cek kirim, pembayaran melalui transfer bank dan konfirmasi yang mudah.
  • Posting produk yang simple.
  • Tidak terlalu besar memakan jatah hosting, karena awal-awal saya masih mengandalkan hosting dari reseller yang saya miliki di Hostgator.

 4 CMS Toko Online Populer yang Pernah Saya Coba

WordPress

wordpress pluginCMS ini sangat populer dan saya mengenal plugin Woocommerce dan Ecommerce yang dapat membuat toko online dengan mudah. Saya sendiri baru mencoba dengan menggunakan plugin Woocommerce. Kita tinggal instal plugin maka sudah dapat membentuk sebuah toko online. Syaratnya hanya 1 supaya tampil sempurna yakni memilih themes yang sesuai. Saya

Beberapa plugin pendukung sebagai syarat yang saya sampaikan diatas juga sangat memenuhi, antara lain plugin kurir dan konfirmasi pembayaran dimana keduanya tersedia baik yang gratis maupun yang berbayar. Tentu saja yang berbayar memiliki feature yang lebih lengkap.

Dari sisi themes. Jangan ditanya deh … lihat saja di Themeforest misalnya sebagai salah satu marketplace terbesar di dunia ini untuk perlengkapan web secara online menghadirkan aneka themes yang menarik.

Opencart

Opencart menjadi perhatian saya ketika secara tidak sengaja melihat fasilitas auto instal di Softaculous. Kemudian saya browsing untuk mopencart logoelihat
kelebihannya dan mencobanya. Beberapa fitur sangat menarik. Selain itu kita dibantu oleh hadirnya forum berbahasa Indonesia yang membahas dan membantu memberikan masalah jika kita sedang menggunakannya.

Walau tidak sesimple wordpress, Opencart termasuk mudah untuk digunakan. Namun untuk memperoleh multibahasa, sejauh yang saya coba kita harus posting satu persatu sesuai dengan bahasa yang kita inginkan. Lain cerita jika ada semacam modul untuk translate secara auto, bisa jadi menjadi lebih praktis.

Prestashop

Inilah yang saya gunakan ketika membuat web toko online Batik Ganitri. Pertama kali tertarik ketika saya coba-coba instal dan mendapatkan sebuah default yang menarik dan mewah. Jika kita tidak ingin lebih, themes bawaan prestashop sudah memiliki tampilan yang baik dan mewah.

Prestashop Logo

Ketika pertama kali kita masuk ke dashboard kita menemukan statistik serta notifikasi jika ada yang belanja. Visitorpun kelihatan dengan sendirinya, walaupun saya belum bisa memastikan apakan valid atau tidak. Untuk lebih memberikan kepastian, tidak ada salahnya untuk menampilkan statistik dari pihak ketiga seperti histats, misalnya. Atau google analitic yang pemasangannya harus menggunakan modul yang cukup rumit untuk instalasinya.

Yang menarik adalah, jika kita memiliki waktu yang luang, sebagaimana yang saya syaratkan yakni harus adanya fasilitas courir, kita dapat membuat sendiri dengan mudah dengan mengacu pada sistem zonasi yang mudah kita atur tanpa perlu pengetahuan coding. Namun sayangnya memerlukan waktu yang lama, terlebih jika kita menginginkan data yang kita peroleh sampai pada kecamatan sebagaimana yang sudah dilengkapi oleh 3 perusahaan kurir populer saat ini yakni Pos, JNE dan Tiki.

Sebagaimana CMS lain, Prestashop memerlukan ekstensi dari pihak ketiga untuk menambah powerfull. Sudah banyak developer yang menyediakan modul-modul yang dapat digunakan, baik yang gratis maupun berbayar. Demikian pula dengan themes walau lagi-lagi tidak sebanyak wordpress.

Magento

Magento LogoTerarik untuk mengetahui Magento ini, karena mendapat themes gratis dari marketplace terbesar yakni Themeforest. Sayapun mencobanya.

Dari referensi yang bertebaran di dunia maya, Magento dipergunakan jika kita menginginkan sebuah situs ecommerce yang cukup besar dan multimenu serta multi user. Memiliki kemampuan yang mungkin beberapa tingkat di atas ketiga yang saya gunakan, hal ini terlihat dari dashboard yang cenderung lebih kompleks dan rumit.

Sebagaimana CMS lain, Magento memerlukan beberapa ekstensi lagi supaya lebih lengkap sesuai dengan kita inginkan seperti mengintegrasikan dengan perusahaan pengiriman, pembayaran serta lainnya.

Dibanding dengan ketiga CMS yang saya sampaikan di atas, Magento memiliki file yang paling besar. Sekilas saya pernah membaca, konon beberapa perusahaan hosting tidak menganjurkan menggunakan share hosting. Lebih nyaman untuk jangka panjang dengan menggunakan VPS atau bahkan DS.

Lantas CMS manakah sebaiknya yang kita pilih untuk Toko Online ?

Saya berpendapat, untuk toko yang tidak memiliki varian yang banyak seperti Batik Ganitri misalnya, baiknya menggunakan WordPress, Prestashop atau Opencart. Sedangkan jika toko kita memiliki varian yang banyak, Magento dapat dijadikan pilihan yang tepat.

Oh ya, untuk fleksibilitas dengan blog, WordPress memiliki kenyamanan dan tampilan yang lebih. Mungkin juga sih karena saya sudah terbiasa dengan CMS populer ini. Demikian pula halnya dalam hal SEO, beberapa master SEO menganjurkan toko online dengan menggunakan WordPress konon lebih mudah dioptimasi alias “menangan”.

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *